Nombor hadis: (2989)

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ حُيَيٍّ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ آخِرُ سُورَةٍ أُنْزِلَتْ الْمَائِدَةُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَرُوِي عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ آخِرُ سُورَةٍ أُنْزِلَتْ إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ بَعْدَ الْمَائِدَةِ
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Wahb] dari [Huyai] dari [Abu Abdurrahman Al Hubali] dari [Abdullah bin 'Amru] ia berkata; "Surat yang terakhir diturunkan adalah surat Al Ma`idah." Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib. Dan diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata; "Surat yang terakhir turun adalah Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. QS An Nashr: 1, yaitu setelah surat Al Ma`idah.