Nombor hadis: (1832)

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ آدَمَ عَنْ عَبْدَةَ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمَيِّتَ لَيُعَذَّبُ بِبُكَاءِ أَهْلِهِ عَلَيْهِ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِعَائِشَةَ فَقَالَتْ وَهِلَ إِنَّمَا مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى قَبْرٍ فَقَالَ إِنَّ صَاحِبَ الْقَبْرِ لَيُعَذَّبُ وَإِنَّ أَهْلَهُ يَبْكُونَ عَلَيْهِ ثُمَّ قَرَأَتْ { وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى }
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Adam] dari ['Abdah] dari [Hisyam] dari [bapaknya] dari [Ibnu 'Umar] dia berkata; Rasulullah SAW bersabda: " si mayit akan disiksa kerana tangisan keluarganya atas dirinya." Lalu hal itu ditanyakan kepada Aisyah? Ia berkata, "Ia salah atau lupa! Nabi SAW pernah melewati kuburan, lalu beliau bersabda: ' Penghuni kuburan ini benar-benar sedang di siksa, dan keluarganya sedang menangisinya'. kemudian Aisyah membaca; 'Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa yang lain.'